Selasa, 15 Maret 2022

205 Rumah di Grobogan Tergenang Satu Pasien Ditandu Banjir Serang

SHARE

 

Tim gabungan BPBD, PMI dan relawan Grobogan evakuasi warga sakit dari lokasi banjir.Foto: Sindikasi Media/Wahyu Prabowo

Sindikasi Media, Grobogan- Tim SAR gabungan evakuasi warga sakit dari lokasi banjir di Kabupaten Grobogan, Selasa 15 Maret 2022.

Tim gabungan SAR dari BPBD harus mengangkat Sarpan kakek berusia 80 tahun warga RT 2 RW 2 dengan cara ditandu.

Kakek korban banjir di Grobogan ditandu dengan jarak tiga kilometer lantaran lokasi tidak bisa dimasuki truk BPBD.

Berhasil dievakuasi, kakek korban banjir di Grobogan langsung dibawa mobil ambulan PMI ke rumah sakit.

Koordinator tim evakuasi Masrican mengungkapkan, Sarpan kakek korban banjir Grobogan hibgga sore hari masih terus naik.

“Air tertinggi mencapai 120 centimeter. Banjir mulai menggenangi rumah warga sekitar pukul 08.00,” ungkap tim BPBD Grobogan.

Kondisi sedikit naik jadi 150 centimeter upaya BPBD dan relawan evakuasi warga ke gereja dan rumah penduduk.

“Korban yang dievakuasi kebanyakan orang tua,” tambahnya.

Banjir yang menggenang rumah warga Cingkrong, merupakan luapan sungai Serang.

Mukmin warga Cingkrong mengaku banjir luapan Sungai Serang, masuk ke permukiman sekitar pukul 08.00.

“Banjir jam 08.00. Makin sore air malah makin naik,” keluhnya.

Surparjo, warga Cingkrong mengungkapkan warga yang mayoritas orang tua dievakuasi ke rumah yang lebih tinggi.

“Adq yang mengungsi. Tapi yang tidak dalam yang masih bertahan di rumah,” ungkapnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Grobogan Edi Santoso mengungkapkan, saat ini Dinas sosial Grobogan bersama BPBD Grobogan telah membuat dapur umum di Balai Desa Cingkrong.

“Logistik dan peralatan dapur telah kita kirimkan dan sore ini siap distribusikan nasi bungkus,” ungkap Kadinsos Grobogan.(Fwp/Sindikasi Media)

SHARE

Author: verified_user

0 comments: