Rabu, 23 Februari 2022

Walikota Semarang Hendrar Prihadi Rapel Bansos Untuk Beli Rokok Ya Jangan

SHARE
Walikota Semarang Hendrar Prihadi saat menunjukan uang bansos yang diterimakan penuh Rp600 ribu.Foto: Sindikasi Media/Humas Pemkot Semarang


Sindikasi Media, Semarang - Setelah hampir dua bulan tidak diterimakan kepada warga, rapel bansos bagi warga Kota Semarang akhirnya diserahkan kepada penerima manfaat oleh Walikota Semarang Hendrar Prihadi.

Walikota Semarang Hendrar Prihadi menyerahkan bansos yang merupakan rapel dari bulan Januari hingga Maret 2022 senilai Rp600 ribu.

Bansos, diharapkan bisa meningkatka taraf hidup warga khusunya saat masih menghadapi permasalahan pendemi Covid varian omicron.

Penyerahan rapel bansos, Walikota Semarang Hendrar Prihadi secara simbolis kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Semarang.

Walikota Semarang yang akrab disapa Hendi itu menyampaikan penyaluran Bantuan Sosial tersebut dilakukan secara rapel dari bulan Januari hingga Maret sebesar 600 ribu rupiah melalui PT Pos Indonesia.

Saat serahkan bantuan, Walikota Semarang berharap masyarakat memanfaatkan dana bantuan guna memenuhi kebutuhan bahan makanan pokok guna menambah kesehatan dan gizi bagi keluarga, seperti beras, telur, gula, sayur dan lauk pauk.

Selain menganjurkan untuk membeli barang yang positif, Walikota Semarang menyarankan masyarakat tidak menggunakan Bansos BPNT untuk membeli barang yang sedang langka di pasaran seperti minyak goreng.

Produk yang sekiranya hari ini sulit namun bisa digantikan dengan cara lain saran Hendrar Prihadi tidak perlu dipaksakan.

“Apalagi untuk beli rokok, ya jangan,” pesan Hendi.

Program bantuan dari pemerintah pusat ini diberikan secara simultan sebagai bentuk dukungan dan perhatian bagi warga yang membutuhkan.  

Guna memperlancar penyaluran Bansos, Hendi juga menyatakan kesiapan perangkatnya seperti lurah beserta jajaran untuk mendampingi petugas pos dalam proses penyaluran. Dicontohkan Hendi, misalnya saat petugas perlu melakukan pengambilan gambar rumah.

“Jika dibutuhkan, kawan-kawan PT. Pos bisa minta bantuan Pak Lurah dan Bu Lurah untuk melakukan pendampingan saat turun ke warga masyarakat. Harapannya, masyarakat siap menerima kedatangan petugas,” pesan Hendi.

Tercatat di tahun 2022 ini, Kota Semarang memperoleh kuota KPM sebanyak 38.342 warga penerima. Diharapkan ke depannya para penerima manfaat Bansos BPNT dapat semakin berkurang jumlahnya, yang menandakan program pemberdayaan masyarakat berhasil dan perekonomian warga semakin baik.

Seperti diketahui sebelumnya dalam Rapat Terbatas dengan Kementerian Sosial pada 15 Februari lalu, Presiden Joko Widodo memberikan arahan agar Bansos BPNT disalurkan secara tunai melalui PT. Pos Indonesia sebagai upaya percepatan. 

“Edukasi penting dilakukan agar masyarakat dapat merasakan manfaat program ini secara tepat sasaran dan bermanfaat. Jangan berpikiran duit ini bebas digunakan, tapi harus bisa membuat keluarga lebih sehat dan sejahtera,” ungkap Hendi, usai melakukan penyaluran di Kantor Pos Sisingamangaraja, Rabu 23 Februari 2022.***

SHARE

Author: verified_user

0 comments: