Jumat, 04 Februari 2022

Walikota Hendi Pastikan Pemerintak Kota Bangun Tempat Relokasi Baru Bagi Pedagang Pasar Johar

SHARE

 

Walikota Semarang Hendrar Prihadi, saat memberi keterangan kepada Wartawan di ruang kerjanya.Foto: Sindikasi Media/Humas Pemkot Semarang

Sindikasi Media, Semarang- Paska kebakaran hebat di lokasi relokasi pasar Johar, Kota Semarang hingga saat ini masih menyisakan duka bagi pedagang.

Pedagang pasar Johar, masih berusaha mengumpulkan sisa dagangan dari lokasi kios mereka di lokasi relokasi pasar yang menempati lahan milik Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang.

Disela kebingungan pedagang, Walikota Semarang, Hendrar Prihadi memastikan segera membangun tempat relokasi baru untuk para pedagang yang menjadi korban kebakaran pada area relokasi sementara Pasar Johar di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah.

Walikota Semarang yang akrab disapa Hendi itu mengungkapkan biaya pembangunan tempat relokasi baru akan menggunakan pos anggaran Biaya Tidak Terduga (BTT), yang bersumber dari APBD Pemerintah Kota Semarang.

Relokasi ratusan pedagang, diupayakan Walikota Semarang, setelah mendengar langsung curahan hati pedagang saya musibah kebakaran di lokasi kebakaran relokasi Pasar Johar.

“Bagaimana kemudian mereka yang jadi korban kebakaran itu bisa segera mendapat support, segera mendapat fasilitas untuk mereka bisa kembali berjualan kembali,” ujar Walikota Semarang yang lebih sering dipanggi dengan nama Hendi.

"Dan tadi malam dari teman - teman pedagang saya mendengarkan mereka memerlukan tempat relokasi, sehingga akan kita bangun mengunakan dana BTT, atau Biaya Tidak Terduga dari APBD," tegas Walikota Semarang, dalam rilisnya Jumat 4 Februari 2022.

Untuk itu dirinya pun meminta Dinas Perdagangan Kota Semarang agar segera melakukan pendataan jumlah pedagang terdampak kebakaran, sehingga dapat cepat ditentukan titik alternatif relokasi yang sesuai dengan keperluan pedagang.

"Pagi tadi kami sudah melakukan rapat dengan kawan - kawan yang terkait, dimana intinya kita sudah menentukan beberapa tempat relokasi, dan sekarang Dinas Perdagangan Kota Semarang sedang mendata berapa jumlah pedagan yang terdampak musibah kebakaran tadi malam," ungkap Hendi.(FWP/Sindikasi Media)

SHARE

Author: verified_user

0 comments: