Kamis, 17 Februari 2022

Rakernas Pelbakori Harapkan Pemerintah Lobi Penambahan Pengiriman Tenaga Kerja ke Korsel

SHARE

  

Korsel masih menjadi tujuan kerja paling banyak diminati Pekerja Migran Indonesia (PMI).Foto: Sindikasi Media


Sindikasi Media, Grobogan- Korsel masih menjadi tujuan kerja paling banyak diminati Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Pelbakori mencatatkan Negara Korsel yang kondusif disertai janji pendapatan yang besar menjadi alasan utama Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) lebih memprioritaskan berangkat ke Korea Selatan.

Selain itu, ketersediaan lowongan kerja bidang formal juga mambuat Korea menjadi tujuan kerja PMI pria.

Salah satu penyuplai tenaga kerja tujuan Korea asal Jawa Tengah yakni Kabupaten Grobogan.

Dalam rilisnya, Azis Yuriyanto ketua panitia Rakernas yang juga Waketum Pelbakori mengungkapkan pendapatan hingga Rp 40 juta menjadikan PMI asal Indonesia memilih Korea.

Karenanya, untuk mempersiapkan tenaga dengan kemampuan plus, Pelbakori terus fokus dalam pelatihan bahasa Korea.

Azis menambahkan semua LPK yang tergabung dalam asosiasi  Pelbakori sudah memiliki ijin resmi dan semua sudah menandatangani pakta integritas tidak menarik biaya apapun selain biaya pelatihan bahasa.

“Selain itu hampir 70% dari Lembaga anggota Pelbakori sudah mendapatkan akreditasi sebagai wujud penilaian kompetensi baik dari Kemnaker RI maupun Kemdikbud RI,” tambah Azis.

Berkiblat dari hal tersebut harapan Rakernas menjadi peningkatan kualitas lembaga maka akan meningkatkan kualitas lulusan sehingga untuk selanjutnya mampu meningkatkan daya tawar CPMI.

Selain itu juga menjembatani aspirasi  puluhan ribu CPMI ke pemerintah untuk  penambahan kuota yang selama ini hanya sekitar 2000 untuk CPMI  baru dalam satu tahunnya.

“Perjanjian antaran pemerintah Indonesia dengan pemerintah korea pengiriman 2000 pekerja, sedangkan peserta (peminat) nya sekitar 25.000 orang dalam satu tahunnya,” ungkap Azis Yuriyanto ketua panitia Rakernas yang juga Waketum Pelbakori.(Fwp/Sindikasi Media)



SHARE

Author: verified_user

0 comments: