Minggu, 20 Februari 2022

Hendrar Prihadi Beri Tugas Khusus Alumni KNPI Semarang Pertebal NKRI

SHARE

 

Tugas untuk pengurus KNPI disebutkan Hendrar Prihadi berupa penegakan kecintaan pada NKRI.Foto:Sindikasi Media/Humas KNPI


Sindikasi Media, Semarang- Hendrar Prihadi Ketua Korps Alumni KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) Jawa Tengah memberikan tugas khusus pada pengurus di tingkat Kota dan Kabupaten se-Karesidenan Semarang. 

Tugas untuk pengurus KNPI disebutkan Hendrar Prihadi berupa penegakan kecintaan pada NKRI.

Hendrar Prihadi yang juga menjabat Walikota Semarang itu adalah meminta pengurus KNPI merangkul kelompok pemuda agar memiliki kecintaan kepada NKRI, dengan lebih kuat menancapkan idologi Pancasila.

Hendi yang juga menjabat WaliKota Semarang menyoroti paham radikalisme yang saat ini menyasar generasi muda.

Sehingga Hendi sendiri meminta anggota dan pengurus KNPI melakukan langkah konkrit untuk dapat mejauhkan anak muda dari idiologi yang bertentangan dengan Pancasila. 

Hal itu disampaikannya saat melantik Pengurus DPD Korps Alumni KNPI se-Karesidenan Semarang masa bakti 2022-2025, di Golden City Hotel Semarang, Minggu 20 Februari 2022.

“Hari ini kita bersepakat bahwa tugas kita tidak hanya kumpul-kumpul, tugas kita tidak hanya silaturahmi, tugas kita hari ini bagaimana menjadikan Indonesia tetap berjaya, NKRI harga mati dan Pancasila membumi di Republik Indonesia,” tegas Pengurus KNPI Jateng yang berkiprah di PDI Perjuangan.

“Ingatlah, alasan bergabungnya kita menjadi pengurus KNPI dulu adalah sebuah semangat untuk bisa mencetak generasi yang cinta NKRI dan Pancasila,” tekan Hendrar Prihadi.

Dalam kesempatan tersebut, Hendi memaparkan sebuah survey yang dilakukan pada tahun 2015 dan 2020, terkait sikap generasi muda terhadap Pancasila mulai terjadi pergeseran. 

“Di tahun 2015 sebesar 15 sekian persen anak-anak muda yang disurvey mengatakan sudah tidak relevan lagi Pancasila dengan kondisi saat ini,” tambah Hendi.

“Kemudian di tahun 2020 dicoba dilakukan survey lagi, angkanya tidak turun malah semakin besar sudah mencapai kepala 3, sebesar 30 sekian persen,” ungkap Hendrar Prihadi.

“Artinya kalau panjenengan sekalian, para tokoh tidak turun gunung, hanya bersantai dengan kelompok masing – masing, atau bahkan stakeholder yang lain, dan tidak memberi perhatian pada generasi muda saat ini, bisa saja suatu saat nanti negara Indonesia hanya sebuah cerita atau dongeng,” pesan pengingat dari Hendi. 

“Maka membangun generasi muda yang memiliki jiwa nasionalis ada pekerjaan rumah besar bagi kita semua. Pancasila haruslah dimaknai sebagai pandangan hidup,” pungkas Walikota Semarang.

Di sisi lain, Hendi sendiri tak menampik bahwa para pengurus alumni KNPI tak lagi muda dan telah memiliki kesibukan.

Namun meski begitu Hendrar Prihadi meminta alumni KNPI tetap memberikan semangat dan berkomitmen medukung generasi muda. 

“Kawan-kawan alumni KNPI ini sudah bukan pemuda lagi meskipun lebih banyak yang menjadi lebih eksis,” tambah Hendrar Prihadi.

“Semangat itulah yang harus kita lakukan kemudian kita ikut berkontribusi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai dan kita banggakan,” pungkasnya.(Fwp/Sindikasi Media)



SHARE

Author: verified_user

0 comments: