Minggu, 06 Februari 2022

ETLE Sumbang Pendapatan Rp 100 Miliar ke Jateng

SHARE


ETLE oleh Direktorat Lalulintas Polda Jateng sejak 3 Januari 2022, mendongkrak pendapatan hingga Rp 100 miliarFoto: Sindiksi Media/Humas Polda Jateng


Sindikasi Media, Semarang- Pemberlakuan tertib lalulintas oleh Kapolri dengan penerapan ETLE, beri pemasukan besar ke Provinsi Jawa Tengah.

ETLE oleh Direktorat Lalulintas Polda Jateng sejak 3 Januari 2022, mendongkrak pendapatan hingga Rp 100 miliar.

Pendapatan signifikan, dirasakan pemprov Jateng pada bulan pemberlakuan ETLE oleh Dirlantas Polda Jateng

Karenanya, pemberlakuan ETLE tidak saja meningkatkan keselamatan pengendara dengan mengurangi pelanggaran namun juga dorong pemasukan

PLT Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jateng Peni Rahayu mengucapkan terimakasih kepada Ditlantas Polda Jateng atas penerapan ETLE.

“Kami sangat berterimakasih atas adanya ETLE. Kami sangat merasakan dampaknya, pendapatan pajak kendaraan di Bulan Januari yang targetnya 386 miliar, sekarang malah tercapai 487 miliar," ungkapnya dalam rilis, Minggu 6 Februari 2022

"Ini tercapai 115 persen. Alhamdulilah naik 15 persen dari target,” kata Peni

Dengan dampak baik ini, kata dia, pihaknya akan terus mengembangkan sistem yang ada bersama pihak terkait. Tujuannya untuk mengejar ketaatan pembayaran pajak kendaraan

“Di situ kan ketika terekam pelanggaran, juga terdapat siapa saja yang belum bayar pajak kendaraan,” ungkapnya

Adapun Kepala Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Tengah Jahja Joel Lami menegaskan dengan adanya ETLE ini membawa dampak pada pembayaran asuransi Jasa Raharja

“Dampak dari sistem yang digagas pak Direktur Lalu Lintas sangat luar biasa, ada peningkatan kepatuhan masyarakat membayar premi jasa raharja. Ini luar biasa terobosannya,” kata Jahja

Dari 90 ribu lebih pelanggaran dicatat, Direktorat lalulintas Polda Jateng, pelanggaran dari Polrestabes Semarang merekam 3.786 pelanggaran.

Terkait pelaksanaan ETLE di Jateng, Dirlantas Polda Jateng, Kombes Pol Agus Suryonugroho, menerima kunjungan dari Bapenda Provinsi Jateng dan Jasa Raharja Cabang Utama Semarang

Dalam pertemuan, Dirlantas menjabarkan sistematika penerapan ETLE mulai dari pencatatan pelanggaran di jalan raya hingga proses pembayaran dendanya oleh pelanggar.

“Segala bentuk pelanggaran sudah bisa kita capture (rekam) dan kita foto. Lalu kita konfirmasi dan validasi,” kata Kombes Agus Suryo, saat memberikan paparan.

Dijelaskan pula, pemberitahuan pelanggaran secara elektronik, pembayaran denda pun secara elektronik melalui BRIVA. (Fwp/Sindikasi Media)



 

SHARE

Author: verified_user

0 comments: