Minggu, 30 Januari 2022

Percepat Vaksinasi, BIN Daerah Jateng Adakan Vaksinasi Pelajar dan Door to Door

SHARE

Suasana vaksinasi yang diselenggarakan oleh BIN Daerah Jateng di Kabupaten Kendal.


Sindikasi Media, Kendal- Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Jawa Tengah, Jumat 28 Januari 2022, kembali menyelenggarakan vaksinasi massal anak / pelajar usia 6-11 tahun dan masyarakat secara door to door serta vaksinasi booster di 14 (empat belas) wilayah di Provinsi Jateng.

Daerah yang menjadi target vaksinasi Binda Jateng tersebut meliputi, Kab. Banyumas, Purbalingga, Brebes, Pekalongan, Pemalang, Temanggung, Kebumen, Karanganyar, Klaten, Boyolali, Kab Semarang, Kota Salatiga, Kab Kendal dan Kab Grobogan. 

"Adapun target peserta vaksin dalam kesempatan ini sebanyak 15.000 orang," papar Kabinda Jateng Brigjen TNI Sondi Siswanto, SH, MM dalam siaran persnya tanggal 28 Januari 2022.

Masih menurut Kabinda Jateng, jenis vaksin yang dipergunakan bagi anak / pelajar yaitu jenis Sinovac yang telah mendapatkan ijin dari BPOM untuk dipergunakan bagi anak / pelajar usia 6 – 11 tahun, sementara untuk masyarakat secara door to door serta vaksinasi booster menggunakan vaksin yang tersedia dari Dinas Kesehatan.

Binda Jateng dalam kesempatan ini, mendirikan sebanyak 15 sentra vaksinasi di 14 kabupaten/kota tersebut dimana untuk Kab Brebes terdapat dua lokasi. 

Adapun wilayah dengan pelaksanaan vaksinasi masyarakat secara door to door diselenggarakan di Kabupaten Brebes dan Kebumen, sementara untuk vaksinasi anak pelajar 6-11 tahun dilaksanakan di Kab Banyumas, Purbalingga, Brebes, Pemalang, Temanggung, Karanganyar, Klaten, Boyolali, Kab Semarang, Kota Salatiga, Kab Kendal dan Kab Grobogan.

Sementara itu, Binda Jateng 28 Januari 2022 juga melaksanakan vaksinasi booster yang diselenggarakan di 6 wilayah yaitu Kab Banyumas, Purbalingga, Kab Pekalongan, Temanggung, Boyolali dan Kab Semarang, dengan target peserta sekitar 2100 orang.

Menurut Brigjen TNI Sondi, konsep door to door merupakan konsep untuk mendekatkan pelayanan vaksin kepada masyarakat, terutama untuk membantu warga masyarakat dengan kebutuhan khusus serta memudahkan masyarakat mendapatkan vaksin. 

Sementara itu, lanjut Kabinda Jateng, vaksinasi anak juga diperlukan untuk mendukung terselenggaranya pembelajaran tatap muka serta melindungi anak dari penyebaran covid.

"Hari ini kami juga menyelenggarakan vaksinasi booster yang diperuntukan untuk masyarakat umum minimal berumur 18 tahun serta telah mendapatkan vaksin lengkap enam bulan sebelumnya," rilis Kabinda Jateng. 

Perlu diketahui juga, bahwa vaksinasi booster diberikan gratis alias tidak dipungut biaya apapun. Kepada masyarakat yang telah memenuhi kriteria diatas, dapat mencari informasi ke faskes terdekat untuk mendapatkan vaksin booster. Vaksin booster diperlukan ditengah antibodi covid19 yang semakin melemah setelah sekian lama mendapatkan vaksin.

Percepatan vaksinasi yang dilakukan binda jateng merupakan dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam upaya menghadapi varian baru masuk ke wilayah. Disamping itu juga mendukung terciptanya kekebalan kelompok / herd immunity sehingga masyarakat tahan terhadap virus covid 19 yang terus bermutasi. (PTJ/Sindikasi Media)


SHARE

Author: verified_user

0 comments: