Jumat, 28 Januari 2022

Kunjungi Polda Jateng, Korlantas: Penerapan ETLE di Polda Jateng Terbaik se-Indonesia, Korlantas Polri Minta Ditiru Polda Lain

SHARE

Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Agus Suryo Nugroho saat memberikan
keterangan kepada media di Mapolda Jawa Tengah
Foto: Bidhumas Polda Jateng

Sindikasi Media
- Dalam kunjungannya ke Polda Jateng, diwakili oleh Kasubdit Dakgar Korlantas Polri Kombes Pol I Made Agus Prasatya beserta rombongan diterima langsung oleh Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Agus Suryo Nugroho.

Kunjungan Korlantas Polri dilakukan dalam rangka mengkaji pelaksanaan ETLE Polda Jateng. "Hal ini berdasarkan hasil evaluasi ETLE Polda Jateng mencapai peringkat tertinggi nasional dengan penindakan sebanyak 44.996 pelanggar," kata Kombes Pol I Made Agus Prasatya saat melakukan wawancara.

Kasubdit Dakgar Korlantas Polri mengatakan, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jateng menjadi pilot project percontohan penerapan program Electronic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik oleh Korlantas Polri.

I Made Agus menambahkan, penerapan ETLE oleh Ditlantas Polda Jateng layak ditiru sebab program nasional ini berjalan dengan baik di Jawa Tengah.

"Kami dari Korlantas Polri atas perintah Bapak Kakorlantas melihat secara langsung ETLE nasional berjalan. Berdasarkan hasil evaluasi di tahun 2022 itu tertinggi pelaksanaannya. Kita datang mengkaji agar bisa dilaksanakan di Polda lain," ujar Made di Mapolda Jateng, Kamis 27 Januari 2022, sore kemarin.

Made meminta, Polda di seluruh Indonesia memaksimalkan 3 sistem mekanisme ETLE. Baik melalui kamera statis, portable dan mobile.

"Jadi mekanisme ETLE sudah standar. Ada 3 mekanisme, yaitu statis, portable dan mobile. Implementasi sub ETLE nasional adalah mobile, ini perlu apresiasi setelah dikaji dengan baik kita terapkan di Polda lain," jelas dia.

Sementara itu, Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Agus Suryo Nugroho menambahkan Polda Jateng memiliki Ribuan kamera ETLE di seluruh polres jajaran yang siap menindak para pelanggar.

"Dengan berjalannya ETLE ini, kami berharap masyarakat memahami, mengetahui dan tentunya disiplin berlalulintas. Tidak usah diawasi oleh polisi yang berada di jalan karena sudah banyak kamera," imbuh dia.

Berdasarkan data pelanggaran lalu lintas di Ditlantas Polda Jateng, rata-rata pelanggaran dilakukan oleh pengendara motor yakni tidak mengenakan helm, dan bonceng tiga.

"Kalau untuk pelanggaran pengendara mobil nomor polisi tidak diperpanjang (pajaknya), dan tidak mengenakan sabuk pengaman," imbuh dia.

Diharapkan program nasional ini dapat berjalan dengan baik dan mengurangi pelanggaran lalu lintas di jalan raya.

"Saya terima kasih dapat kunjungan dari Korlantas Polri. Beliau memastikan ETLE secara nasional berjalan. Dengan berjalannya ETLE ini masyarakat lebih disiplin dalam berlalu-lintas," kata Agus. (PTJ/Sindikasi Media)

SHARE

Author: verified_user

0 comments: